dia adalah tumpah daraku


Mohammad Andhika Purnama 
( black rose )     


DIA


Dia lahir dalam jeritan kami
Dia pecah dalam genangan darah kami
Dia menangis melihat ulah kami
Dia tumbuh dalam pikulan kami
Dia berkembang mekar senyum kami
Dia dewasa?, dia masak?, dia siap?
Apakah itu oleh kami...!

Hijau dia, subur dengan cinta
Biru dia, bebas dalam duka
Kilau dia, membelah cakrawala
Silau dia,fajar pagi buta
Tentram dia, dalam masa senja,
Semoga...!

Merah darah dia, tumpah oleh kami
Putih sendi dia, pundak tangan kami
Lebar tangan dia, menadah tangis kami
Lebar punggung dia, tempat terbujur kami nanti

Dalam sujud diam kami dia disebut
Dalam doa sunyi kami dia diteriakkan
Dalam nikmat duka kami dia dilafalkan

Dia adalah kami, mereka, dan aku
 dalam buta
Dia adalah suku, agama, ras, bangsa, bahasa serta ragam
dalam terangnya

karena tanah tumpah darah raya kami adalah dia

22-05-2018
Semarang/jawa tengah
kereta maharani(st.pasarturi-st.poncol)
perjalanan menuju uin walisongo

Komentar