ureg-ureg masalah : budidaya padi pada lahan marginal

"Budidaya padi pada lahan marginal"



Hay guys, whats up? 
Kembali lagi dengan saya ,presiden farmer boy yang akan membahas masalah dan memberikan solusi di sektor pertanian. 
Mungkin ada yang merasa aneh atau kurang gimana gitu,  kok bisa anak muda terjun ke dunia pertanian, rasanya freak gitu. 
Mau jadi apa? 
Mau jadi petani 
Wkwkwkkwkwkkw
Kalau jawaban masalah itu silahkan klik di bawah ini, kenapa saya mau menjadi "young farmer" asekkkk bahasanya, sok inggris

https://kutipanmalam20.blogspot.com/2018/12/banner-tema-pertanian-petani-muda.html?m=1

Lahan lahan subur saat ini sudah sangat berkurang dikerenakan adanya perubahan alih fungsi lahan seperti dijadikan infrastruktur. Hal ini tidak bisa dihindari karena memang sudah menjadi tuntutan pembangunan. Di masa depan swasembada pangan, terutama padi harus bisa di budidayakan di lahan marginal/kurang subur. 
Dalam buku yang berjudul "budidaya padi pada lahan marginal" karya prof.Dr.Ir.M.zulman harja utama,MP ini dijelaskan bagaimana cara budidaya tanaman padi di lahan yang kurang subur(marjinal)
Jadi yang dinamakan lahan marginal adalah lahan garapan yang mempunyai masalah dan rawan terhadap bahaya erosi, berdreinase jelek, salinitas (kadar garam) tinggi,  cekaman alumunium, besi, dan iklim yang tidak Menguntungkan. Sehingga  sulit  dilakukan kegiatan bercocok tanam di atas lahan tersebut.  Tapi hal tersebut sekarang bukanlah halangan dengan adanya teknologi yang semakin terbaharui hal-hal yang dulu dianggap mustahil sekarang dapat dilakukan.
"Lalu terkait masalah diatas bagaimana solusinya? "
"Yuk langsung saja kita simak jawabannya"

Dalam buku yang sudah saya sebutkan disarankan sebuah solusi terkait problematika diatas yaitu dengan "paket teknologi budidaya". Teknologi budidaya tanaman padi tersebut antara lain :

1. *Varietas yang kebal

Yaitu dengan menggunakan beberapa jenis *padi gogo yang mampu bertahan pada lahan marginal pada faktor tertentu.
-kebal cekaman alumunium
Varietas pandak putih, mulut harimau, kuning ,rantau mudiak, kelabu, etc
-kebal cekaman salinitas
Varietas cirata, cisadane, batang lembang, widas, randah kuning,IR 42 , IR 64, etc
-kebal cekaman *fero(besi)
Varietas krueng aceh, IR 36 dan tukad

2. *Amelioran

Jenis amelioran yang dapat dimanfaatkan  antara lain dari jenis tanah gambut tipe *saprhict, kompos dan *pukan

3. jarak tanam

Yaitu dengan menggunakan sistem jarak tanambujur sangkar [(10 x10 cm) x 25 cm x(10 x 10 cm) ] hal ini dapat meningkatkan 4 kali lebih banyak dari pada menggunakan pola budidaya konvensional.

4. Bibit muda

Penggunaan bibit muda pada rekayasa paket teknologi budidaya adalah upaya untuk mendapatkan bibit padi yang masih aktif melakukan pertumbuhan *vegetatif, sehingga diharapkan bibit tanaman padi mampu tumbuh secara optimal.

5. ZPT Auksin
Auksin digunakan untuk meningkatkan pertumbuhan dan produksi serta meningkatkan kadar serapan zat besi (fe). Selain itu juga untuk mendorong pertumbuhan dan perkembangan sel, pembelahan sel, *diferensiasi jaringan xilem dan floem, pembentukan akar, dan pembungaan.  Sumber alami auksin  adalah air kelapa yang mengandung ZPT Indole acetic acid ( IAA)  atau secara sintetik dapat memanfaatkan produk yang di pasarkan oleh pabrikan seperti  atonik.
Hasil penelitian  menunjukkan penggunaan  auksin [alami/sintetik] mampu neningkatkan jumlah anakan dan anakan produktif dan juga meningkatkan serapan zat besi.

6. SRI Organik

The system of rice (SRI) adalah metode budidaya padi hemat air.metode ini berbeda dengan metode budidaya konvensional yang identik dengan penggenangan air yang sangat banyak.
Pada metode ini diperlukan adanya tambahan amelioran berupa bahan organik dari pupuk kandang, kompos, tanah gambut, etc. Perlakuan ini bertujuan untuk memperbaiki kondisi fisik, biologi dan kimia tanah sawah.
Budidaya dengan metode ini dapat meningkatkan pertumbuhan semua karakter *morfologi dari tanaman padi antara lain tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah anakan produktif, panjang *malai,  jumlah gabah,  bobot gabah, produksi gabah per tanaman, bobot akar, panjang akar dan produksi akar per hektar.


Begitulah guys
Jadi bagaimana masih kurang jelas?
Jika kurang jelas bisa di tanyakan dengan comen ya guys
Jika masih belum puas bisa membeli bukunya ya, karna di jamin lebih lengkap,dan gamblang.
Kalau ndak percaya silahkan di buktikan
Wkwkwkkwwk


Daftar istilah

*varietas = itu seperti jenis
*padi gogo = tanaman pertanian yang diusahankan di lahan kering pada di daerah yang bercurah hujan rendah atau pada bagian teratas dari suatu daerah berlereng yang tidak/kurang mampu menampung air relatif lama.
*fero = adalah nama lain dari besi
*amelioran = bahan yang mampu memperbaiki atau membenahi kondisi fisik dan kesuburan tanah.
*saprhick = Gambut saprik (matang), yaitu gambut yang sudah melapuk dan bahan asalnya sudah tidak bisa dikenali. Berwarna cokelat tua hingga hitam dan bila diremas oleh tangan kandungan seratnya < 15%.
*pukan = pupuk kandang๐Ÿ˜†
*vegetatif =pertumbuhan pada tumbuhan (membesar dan memanjang)
*diferensiasi = perubahan
*morfologi = pertumbuhan yang dapat dilihat.
*malai =untaian (bunga, butir padi, gandum, dan sebagainya)

Komentar

  1. Terimakasih kak. Postingannya sangat membantu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama-sama semoga bermanfaat, ditunggu kritiknya

      Hapus
  2. interesting banget kontennya hihi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehehe semoga bermanfaat, di tunggu kritiknya ya

      Hapus
  3. Lahan yang kering, lahan yang kurang unsur hara apakah termasuk lahan marginal ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya , tapi lahan yang kering dapat dilakukan pengairan, kalau dekat sungai bisa dilakukan irigasi teknis.

      Hapus
  4. Terimakasih๐Ÿ™, sangat membantu

    BalasHapus
  5. Semoga bermanfaat bagi semua orang yang sudah membacanya:)

    BalasHapus
    Balasan
    1. semoga bermanfaat juga buat anda, ditunggu masukannya ya

      Hapus
  6. Sudah cukup bagus, dan bermanfaat sekali

    BalasHapus
  7. Good beut. Sangat bermanfaat sekaliiiiiii ๐Ÿ‘€๐Ÿ‘€

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah, terima kasih semoga bermanfaat

      Hapus
  8. Good bgt ya.. Bermanfaat bgt ni.

    BalasHapus
  9. Makasih, alhamdulillah bermanfaat

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah bermanfaat, di tunggu masukan nya

      Hapus
  10. Makasih, alhamdulillah bermanfaat

    BalasHapus
  11. Isinya bagus tapi saya mohon disini gak dijelasin contoh daerah daerah yang mempunyai banyak lahan marginal agar kita dapat mengetahui daerah yang membutuhkan pelayanan lebih baik
    Terima kasin

    BalasHapus
    Balasan
    1. Untuk saat ini secara spesifik daerah denggan lahan marginal paling banyak, saya belum mengetahui. Soalnya pemerintah pun sekarang lebih fokus dengan daerah yang potensial dalam mengembangkan pertanian.
      Tetapi biasanya daerah dengan lahan marginal dapat di temukan di daerah sekitar pertambangan dan daerah sekitar padat industri

      Hapus
  12. Assalamualaikum ๐Ÿ˜†
    Saya sudah berkunjung Lo..
    Bermanfaat dan keren.
    Saran aja sih buku nya di tulis identitasnya lengkap kami mahasiswa terkadang belum bisa beli buku biasanya mengandalkan google books.๐Ÿ˜‚

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah, terima kasih. Diatas sudah saya cantumkan judul buku dan penulis. Untuk kedepannya terkait identitas buku akan saya perbaiki

      Hapus

Posting Komentar