Keunggulan Bersaing Produk
Konsep keunggulan bersaing
Suatu perusahaan memiliki keunggulan bersaing ketika ia mampu menciptakan nilai ekonomi (Economic value) yang lebih dari pada pesaingnya . Dalam hal ini, nilai ekonomi (Economic value) adalah selisih antara manfaat yang diterima oleh customer dengan biaya yang akan dikeluarkannya untuk mendapatkan/membeli suatu produk atau jasa. Keunggulan bersaing pada dasarnya berkembang dari nilai yang mampu diciptakan oleh sebuah perusahaan untuk pembelinya yang melebihi biaya perusahaan dalam menciptakannya . Nilai adalah apa yang pembeli bersedia bayar, dan nilai yang unggul berasal dari tawaran harga yang lebih rendah daripada pesaing untuk manfaat yang sepadan atau memberikan manfaat yang unik yang lebih daripada sekedar mengimbangi harga yang lebih tinggi. mengatakan bahwa keunggulan bersaing memiliki dasar berupa layanan yang unik, harga/nilai, produk yang baik, pengalaman konsumen, dan kemudahan konsumen . Sistem informasi strategis digunakan untuk menghadapi tekanan kompetitif yang membentuk struktur persaingan dalam perusahaan agar meraih keunggulan kompetitif dengan menciptaan rantai nilai (value chain).
Analisis Peluang Pasar ( Pasar potensial )
Peluang pasar dapat dianalisis melalui dua pendekatan, yaitu pendekatan permintaan dan penawaran. Pengertian dari kedua pendekatan tersebut adalah sebagai berikut :
a. Pendekatan permintaan
Pendekatan permintaan menekankan tentang kebutuhan manusia yang sampai sekarang belum sepenuhnya terpenuhi atau kemungkinan sudah terpenuhi namun kurang memuaskan. Misalnya, masyarakat di wilayah pedesaan banyak yang pergi ke kota untuk belanja pakaian. Artinya, golongan masyarakat tersebut membutuhkan pakaian sesuai dengan selera mereka yang tidak dapat diperoleh di desa atau mungkin dapat diperoleh di desa, tetapi harganya terlalu mahal. Jadi, di desa ini terdapat peluang usaha untuk menyediakan pakaian kebutuhan masyarakat desa.
b. Pendekatan penawaran
Pendekatan penawaran berawal dari kemampuan wirausaha dalam membuat suatu produk/ barang, memberikan pelayanan jasa atau gabungan dari keduanya. Kemudian dari sini baru dicari adakah pasarnya atau orang-orang yang membutuhkannya. Misalnya, seorang wirausaha memproduksi genteng dengan kualitas yang bersaing. Dengan kualitas genteng yang bersaing tersebut, lalu apakah berarti para calon konsumen, developer, pemborong pembangunan rumah dan sebagainya kira-kira berminat membeli, sebab harga genteng produksi wirausaha tersebut ternyata lebih mahal dibandingkan genteng dengan kualitas yang sama di pasaran saat ini.
Analisa peluang pasar dapat juga dikatakan analisis keseimbangan permintaan dan penawaran. Jika penawaran lebih besar daripada permintaan, maka dapat dikatakan pasar sudah jenuh. Sedangkan jika permintaan lebih besar daripada penawaran, maka peluang atau kesempatan pasar masih ada.
Komentar
Posting Komentar